Alur persetujuan online untuk semua pengajuan karyawan

Cuti, lembur, koreksi absen, reimbursement dan permintaan rekrutmen semuanya perlu disetujui, dan setiap perusahaan punya urutan approver sendiri. Stavis memakai satu mesin persetujuan untuk semua jenis pengajuan, dengan aturan yang Anda atur per jenis. Approver mendapat satu kotak masuk, dan setiap keputusan tercatat.

Alur persetujuan online untuk semua pengajuan karyawan

Yang bisa Anda lakukan

Satu mesin untuk semua pengajuan

Cuti, PDO, koreksi absen, perubahan jadwal, lembur, penyesuaian payroll, penyesuaian KPI, reimbursement, rencana tenaga kerja, perubahan posisi dan permintaan rekrutmen.

Bertingkat dan bisa diatur

Atur langkah per jenis pengajuan: atasan langsung, kepala departemen, approver per karyawan, peran tertentu atau pengguna tertentu. Aturan bisa dibedakan per unit, kategori karyawan, level jabatan atau jumlah hari.

Setujui, tolak atau kembalikan

Approver bisa menyetujui, menolak, atau mengembalikan pengajuan untuk diperbaiki. Penolakan dan pengembalian wajib disertai komentar.

Pengingat dan penugasan ulang

Pengajuan yang melewati batas SLA ditandai dan approver mendapat pengingat. HR bisa memindahkan langkah yang aktif ke orang lain saat approver sedang tidak ada.

Cara kerjanya

  1. 1

    Atur kebijakan persetujuan

    Setiap jenis pengajuan sudah punya kebijakan bawaan. Admin bisa mengubah langkah, approver dan SLA di halaman pengaturan persetujuan.

  2. 2

    Karyawan mengajukan

    Saat pengajuan dikirim dari web atau ponsel, sistem menentukan approver setiap langkah dan mengirim notifikasi.

  3. 3

    Approver memutuskan

    Langkah berikutnya aktif setelah langkah sebelumnya disetujui. Efek pengajuan, misalnya potongan saldo cuti, baru berlaku setelah persetujuan terakhir.

Pertanyaan yang sering diajukan

Pengajuan apa saja yang bisa memakai alur persetujuan online ini?

Cuti, PDO, koreksi absen, perubahan jadwal, lembur, penyesuaian payroll dan KPI, reimbursement, rencana tenaga kerja, perubahan posisi dan permintaan rekrutmen.

Apakah persetujuan bisa bertingkat lebih dari satu approver?

Bisa. Anda mengatur beberapa langkah berurutan per jenis pengajuan, dan langkah berikutnya baru aktif setelah langkah sebelumnya disetujui.

Bagaimana jika approver sedang cuti atau tidak merespons?

Setelah batas SLA lewat, approver mendapat pengingat. HR bisa memindahkan langkah yang aktif ke pengguna lain dengan alasan yang tercatat.

Apakah karyawan bisa menyetujui pengajuannya sendiri?

Tidak. Bila sebuah langkah jatuh ke orang yang mengajukan, sistem meneruskannya ke atasan berikutnya, dan setiap keputusan tercatat di audit log.

Lihat Stavis dengan data perusahaan Anda

Bawa satu departemen, satu pola shift, dan satu bulan payroll. Kami akan menelusurinya bersama Anda.

A smiling employee in a bright office
Chat dengan kami